Showing posts with label bengkel mobil. Show all posts
Showing posts with label bengkel mobil. Show all posts

Saturday, February 16, 2013

Tips Ringan Ganti Oli Mesin Mobil

Untuk memilih pelumas yang tepat sebenarnya sangat mudah. Tapi tak jarang pemilik kendaraan dibuat bingung karena banyak mendapat masukan dari teman-temannya soal penggunaan pelumas. 
Berikut tips ringan memilih pelumas yang baik:

Pertama, pelumas sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan mobil. Di sini yang harus dilihat itu kekentalan pelumasnya. Kekentalan pelumas kan bermacam-macam ada yang 10:40, 5:40 atau 15:50.

Kedua, perhatikan spesifikasi performance pelumas. Karena pelumas yang baik harus memenuhi standar international. Hal itu dapat dilihat dari tulisan EPI, SN, atau SI.

Selain itu, konsumen yang hendak mengganti oli sebaiknya memilih pelumas yang direkomendasikan oleh masing-masing pabrikan. Karena yang mangakui pelumas itu bagus atau tidak adalah manufactur tersebut.

Biasanya setiap pabrikan tidak hanya merekomendasikan satu produk pelumas. Sebagai langkah antisipasi jika suatu kendaraan itu berada di satu tempat tapi pelumas tertentu tidak ada. Makanya tidak hanya satu produk yang direkomendasikan.

Hal penting lainnya, konsumen sebaiknya mengikuti prosedur yang dianjurkan pabrikan untuk mengganti oli. Misalnya, perusahan A merekomendasikan ganti oli setelah penggunaan mobil mencapai 5.000 km atau 10.000 km, maka konsumen harus ikut menggantinya.

Thursday, February 14, 2013

Inilah Kebiasaan Buruk yang Merusak Ban Mobil (Bag.2)

Ba­nyak tindakan atau kebiasaan pengemudi yang bisa merusak atau memperpendek umur pakai ban. Bila dibiarkan, tentu Anda akan mengeluarkan biaya ekstra atau bahkan mengundang bencana.

Agar tidak terjadi, tentu Anda perlu mengetahui beberapa perilaku berken­dara atau pun hal teknis yang kerap terabaikan.

Sering melewati jalan rusak
Menghantam lubang atau melewati jalan rusak merupakan siksaan tersendiri bagi ban. Benturan yang terjadi bisa menyebabkan cedera pada ban seperti pecah atau benjol. Kerusakkan bisa makin parah bila benturan terjadi saat ban dengan tekanan angin di bawah standar yang ditentukan.

Membiarkan mobil diam hingga berminggu-minggu
Membiarkan mobil diam di satu tempat berminggu-minggu bisa menyebabkan flat spot pada ban. Ini adalah bagian ban yang menjadi rata akibat tumpuan pada satu titik dalam jangka waktu lama. Jadi sebaiknya jika ingin menyimpan mobil dalam waktu lama gunaka jack stand untuk mencegah kontak ban dengan lantai garasi.

Membawa beban melampaui load index ban
Load index adalah kemampuan ban dalam menopang beban. Rumusnya, semakin tinggi load index, maka semakin tinggi kemampuan menerima bebannya. Bila ban menahan beban melebihi load index-nya bisa mempercepat keausan tapak dan bahkan merusak dinding ban.

Membiarkan kerikil berdiam di ban
Batu kecil atau kerikil kerap ditemui di sela-sela telapak ban. Jangan sepelekan karena tajamnya kerikil dapat merobek ban dan menyebabkan air masuk ke dalam kontruksi ban. Dalam jangka panjang, kondisi ini akan merusak kontruksi anyaman kawat baja dalam ban akibat korosi. Kekuatan dan daya tahan ban pun terancam. Atau bahkan tidak bisa dipakai sama sekali.

Tidak melakukan rotasi secara berkala
Rutin melakukan rotasi termasuk salah satu cara untuk memperpanjang usia pakai ban. Rotasi ban mencegah terjadinya keausan tidak merata pada ban. Penukaran sebaiknya dilakukan setiap 5.000 km dengan pola depan-belakang, yaitu ban depan ditukar dengan ban belakang. Bersamaan dengan itu, periksa pula tire wear indicator (TWI) yang berada di alur ban untuk memastikan usia pakainya tidak terlewat.

Wednesday, February 13, 2013

Inilah Kebiasaan Buruk yang Merusak Ban Mobil (Bag.1)

Ba­nyak tindakan atau kebiasaan pengemudi yang bisa merusak atau memperpendek umur pakai ban. Bila dibiarkan, tentu Anda akan mengeluarkan biaya ekstra atau bahkan mengundang bencana.

Agar tidak terjadi, tentu Anda perlu mengetahui beberapa perilaku berken­dara atau pun hal teknis yang kerap terabaikan.
Mengemudi dengan tekanan angin kurang atau kelebihan angin
Tekanan ban yang tidak sesuai rekomendasi produ­sen mobil menjadi salah sa­tu penyebab kerusakan ban atau mempersingkat usia pakainya. Ban yang kem­pis membuat hambatan gulir (rolling resistence) bertambah, BBM semakin boros, sehingga ban menjadi ekstra panas dan akhirnya mengurangi daya ta­hannya. Bila kondisi ini sering terjadi atau berlangsung dalam jangka waktu lama akan menyebabkan keausan di sisi kiri dan kanan ban dan berpoptensi terhadap ban pecah.

Begitu pula dengan kelebihan angin, juga tidak baik bagi ban. Dengan tekanan angin terlalu tinggi akan menciptakan bentuk menonjol di bagian tengah tapak. Dampaknya, area te­ngah itu menanggung seluruh beban dan bobot mobil hingga memaksanya aus lebih cepat dibanding area pinggir. Plus, daya cengkeram ban menjadi tidak maksimal sehingga sangat berbahaya saat melewati jalan basah.

Jadi yang paling tepat adalah menggunakan ban de­ngan tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Anda bisa melihat aturannya di buku petunjuk berkendara atau label yang ditempel di pilar dekat pintu pengemudi. Di sana tercantum tekanan angin ban depan dan belakang de­ngan kondisi mobil kosong atau membawa penumpang.

Whell alignment tidak sesuai standar
Whell alignment atau keselarasan roda memainkan peranan penting dalam umur pakai ban. Wheel alignment yang tidak tepat akan menyebabkan keausan atau kerusakkan ban.

Contohnya bila camber-nya negatif akan menyebabkan sisi dalam ban akan lebih cepat aus. Sebaliknya, bila camber positif maka sisi luar ban yang menipis lebih dulu. Untuk aplikasi jalan raya camber seharusnya 'nol'.

Wheel alignment yang tidak tepat juga bisa membuat tapak ban bergelombang atau menggelembung. Bahasa kerennya cupping atau scalopping. Agar hal ini tidak terjadi, Anda hanya perlu melakukan penyelarasan ulang di bengkel secara berkala atau setiap 20.000 km.

Mengemudi agresif
Mengemudi dengan agresif antara lain adalah berakselerasi hingga ban spin, menikung dengan kencang dan kerap melakukan hard braking. Perilaku se­perti ini bisa merusak tapak ban. Yang bisa terjadi adalah keausan pada satu titik (spot wear) yang membuat ban tak lagi bundar atau terkikis secara tidak wajar (thread chipping).

Bersambung....

Cara Cerdas Pilih Kaca Film buat Mobil

Selain melindungi dari sinar matahari, kaca film pada mobil juga memiliki fungsi sebagai keamanan dari orang yang akan melakukan tindakan kejahatan pada kita maupun mobil kita.

Dengan adanya kaca film terutama kadar kegelapannya yang tinggi, orang yang ingin melakukan kejahatan seperti mengambil barang-barang kita di dalam mobil jadi sedikit terhalang karena orang tersebut tidak bisa melihat secara jelas barang yang ada di dalam kabin mobil kita.
Berikut tips dalam memilih kaca film mobil yang baik:

Merek penting
Dalam memilih kaca film untuk mobil ternyata merek sangat mempengaruhi karena dengan merek yang sudah ternama dan terpercaya kaca film tersebut juga memberikan keuntungan bagi kita semua. Sebagai contoh kalau kita pilih merek yang tidak ternama maka kualitasnya juga masih diragukan. Jangan asal gelap saja tapi fungsinya tidak ada. Percuma kalau gelap tapi saat siang hari sinar matahari masih terasa silau ke dalam kabin.

Ada garansi
Hal kedua yakni kaca film untuk mobil haruslah ada garansi. Merek-merek ternama lainnya pasti memberikan asuransi kepada konsumennya. Asuransi juga sangat penting karena jika terjadi hal yang tidak diinginkan atau cepat rusak bisa minta digantinya dengan yang baru.

Lihat spesifikasinya
Yang terakhir ini yang tidak kalah pentingnya. Sebelum membeli dan memasang kaca film pada mobil kita harus tahu terlebih dulu spesifikasi dari kaca film tersebut. Bisa dipelajari dari brosur atau pendapat teman yang sudah menggunakan kaca film dengan merek tersebut.

Kaca film yang baik itu harus memiliki unsur seperti di bawah ini :
  • Visible light Transmittance : persentase total cahaya tampak yang masuk.
  • Visibe light Reflectance : persentase total pantulan dari cahaya tampak yang masuk.
  • UV Rejected : persentase radiasi ultra violet yang dieliminase.
  • I.R Rejected (900-2500nm) persentase panas infra merah yang dieliminasi
Kesemuanya ini ditotal menjadi solar energy rejected atau disebut dengan persentase total energy matahari yang di eminasi. Kaca film yang baik itu harus memiliki unsur yang tadi.

Tuesday, February 12, 2013

Tips Agar Mobil Terhindar dari Efek Buruk Banjir Rob

Kota-kota besar di Indonesia sebagian saat ini acap kali dilanda banjir rob, atau naiknya air laut ke darat. Salah satu kasus paling mencolok adalah kejadian di Jakarta Utara belum lama ini, yang turut merendam banyak mobil. 

Salah satu komponen penting yang bakal rusak parah saat terendam adalah 'otak kendaraan' alias ECU. Langkah antisipasi saat terkena banjir yang paling mudah dilakukan adalah melepas aki. Karena air merupakan penghantar listrik yang baik. Jadi walau posisi kontak off, tetap saja aki bakal mengalirkan listrik ke ECU. 

Parahnya lagi, air laut yang mengandung garam sifatnya lebih baik sebagai penghantar listrik. ECU jadi seperti orang kesetrum yang kaget. Sehingga komponennya rusak. Bahkan rendaman air laut menyebabkan karat dan rontoknya beberapa komponen pada sirkuit ECU. 

Namun jangan langsung panik, bila terlanjur terendam. ECU sebaiknya dibuka dan bagian sirkuitnya dibersihkan dengan cairan thinner atau bensin. Lalu ditunggu hingga kering. Jika mesin yang tentu saja telah dibereskan menyala normal, maka komponen ECU masih bagus.

Tips Agar Mobil Lolos Uji Emisi

Semua mobil sebenarnya memiliki kesempatan yang sama untuk menghasilkan sisa gas buang yang ramah lingkungan. Termasuk mobil dengan fuel system  yang masih menggunakan  karburator. Sebab, uji emisi diukur saat mesin dalam keadaan idle  (putaran mesin konstan). 

Secara prinsip, kalau perawatan mesin dilakukan dengan rutin, mobil berkarburator tak akan kesulitan untuk lulus uji emisi. 

Lulus tidaknya uji emisi sepenuhnya tergantung pada kondisi mesin. Semakin sehat maka semakin baik. Tidak ada faktor lain yang mempengaruhi pengujian ini, seperti rolling resistance,  atau nilai aerodinamika kendaraan, karena pengujian dilakukan dengan posisi mobil tidak berjalan. 

Untuk mengoptimalkan kinerja mesin, perhatikan beberapa komponen yang memiliki peran vital pada proses pembakaran. Diantaranya dengan memastikan kebersihan filter udara dan bensin selalu dalam keadaan optimal. Bersihkan atau kalau perlu ganti dengan yang baru jika sudah tak lagi maksimal kinerjanya.

Begitu juga dengan semua elemen pengapian. Busi, kabel busi, dan koil harus berada dalam kondisi fit. Sehingga menghasilkan ignition  yang sempurna.

Gunakan bahan bakar yang sesuai. Pakailah bensin seperti yang diminta oleh spesifikasi mesin mobil Anda. Sesuai dalam arti cocok dengan waktu pengapian dan perbandingan kompresi ruang bakar.

Beda kasusnya jika knalpot sudah mengeluarkan asap putih. Kemungkinan besar akibat ring  piston atau sil klep yang sudah bermasalah. Dan untuk merevitalisasinya harus dengan turun mesin (overhaul) demi mengganti komponen-komponen tersebut.

Mobil yang menggunakan karburator model vakum seperti Mitsubishi Kuda atau Suzuki Esteem 1.6 lebih susah untuk dikontrol emisinya. Tak lain karena rangkaian sistem yang diusung karburator vakum ini lebih sensitif dibanding model konvensional. Meski begitu, karburator vakum lebih mudah mengail tenaga mesin dibanding karburator biasa.

Terlepas optimalisasi komponen standar, ada perangkat tambahan yang efektif mengurangi emisi gas buang, yaitu air charger.  Alat ini memiliki prinsip dasar menambahkan volume udara di ruang bakar, dengan cara melakukan induksi udara melalui lubang di intake manifold. Efeknya tidak hanya membuat asap knalpot lebih bersih, tapi juga membuat performa mesin meningkat.

Namun ada konsekuensi lain pada aplikasi air charger,  yaitu mesin jadi lebih bergetar dibanding standar. Namun bagi mereka yang tidak sensitif, getaran tersebut nyaris tidak terasa karena kecil sekali.

Monday, February 11, 2013

Inilah Mobil Sport Buruan Para Kolektor

Penggemar mobil sport pasti rela mendapatkan mobil impiannya meski harganya cukup selangit. Berikut daftar mobil sport berharga di bawah Rp 1 miliar yang jadi buruan kolektor.
SRT Viper
Di urutan teratas ada Si Ular, SRT Viper yang dijual seharga US$ 97.395. Produsennya yakni Chrysler mengklaim kalau mesin 8.4-liter V10 bertenaga 640 hp menghasilkan torsi yang paling besar di kelasnya. Viper mendapatkan jempol dari kritikus berkat desainnya yang mengingatkan pada mobil-mobil super keluaran Eropa. Dan seperti pendahulunya, mobil ini sangat cocok dikoleksi di garasi. 

Corvette Convertible 427
Di urutan kedua mobil yang wajib dikoleksi adalah tidak lain mobil Amerika Corvette Stingray. Dengan mesin 7.0-liter V8 bertenaga 505 daya kuda, mobil ini merupakan  Corvette convertible tercepat. Dengan banderolan seharga US$ 75.925, mobil ini bisa menjadi investasi yang menguntungkan di masa depan.

Audi RS5
Dengan harga US$ 100 sedikit lebih mahal dari Cayman S, Audi RS5 berada di urutan ketiga berkat desain coupenya yang klasik dan performa yang dahsyat. Di balik bonnet mobil ini tersimpan mesin 4.2-liter V8 dengan tenaga 450 hp dan torsi sebesar 317 lb-ft.

Porsche Cayman S
Saudara dari Porsche 911 ini berada di urutan keempat. Model tahun 2013 merupakan model yang paling dahsyat, lebih irit BBM dan lebih ringan dari Cayman model sebelumnya. Dengan harga US$ 63.800 pecinta  Porsche bakal mendapatkan sebuah mobil seksi dengan interior mewah dan performa yang tidak kalah hebat dengan generasi 911. Mobl ini sanggup berlari dari 0-100 km per jam dalam 4,4 detik saja berkat mesin 3.4-liter 325-hp yang dikawinkan dengan Sport Chrono Package.

Chevrolet Camaro ZL1 Convertible
Chevrolet Camaro ZL1 Convertible mengambil urutan kelima. Dengan harga sekitar Rp 500 jutaan di Amerika penggila otomotif akan dimanjakan dengan kegarangan mesin 6.2-liter dengan tenaga 580 daya kuda. Mobil ini diprediksi akan tetap menjadi idaman sampai 20 tahun ke depan.

Sunday, February 10, 2013

Tips Agar Interior Mobil Tidak Bau Pasca Kebajiran

Bagian interior merupakan salah satu bagian yang harus mendapat perhatian lebih buat mobil yang habis terendam banjir. Sebab, tedapat banyak bahan atau material yang mudah menyerap air dan potensi bau tak sedap sangat besar jika tak lekas dikeringkan. 

Jika kabin sudah terendam air kotor, otomatis harus dibongkar. Semua komponen yang basah dan bisa dilepas dikeluarkan lalu dijemur dan keringkan. Proses pengeringan paling utama adalah pada perangkat jok. Untuk jok yang berbahan fabric pengeringan harus benar-benar tuntas. 
Sebelum dikeringkan, busa jok berikut kainnya harus dilepas dan diperas terlebih dahulu. Maksudnya supaya proses pengeringan tak berlarut-larut. Setelah itu baru jok dijemur di bawah terik matahari langsung selama beberapa waktu. Untuk mendapat hasil yang benar-benar kering dibutuhkan waktu kira-kira 1-2 minggu. 

Tak disarankan mengeringkan pakai oven atau alat semacam hair dryer. Sebab, bagian yang kering hanya atas, tidak menyeluruh sampai dalam. Jika demikian, di masa mendatang bisa saja bau tak sedap akan kembali muncul.  Sama halnya untuk jok berbahan kulit juga mesti dikeringkan. Namun karena kulit, daya serapnya tak sebaik fabric, maka proses pengeringan bisa lebih cepat. 

Untuk karpet dasar juga harus dikeluarkan lalu dijemur. Biasanya di balik karpet ada peredam yang kain. Proses penjemuran juga tak hanya 1 sisi saja, namun layaknya adonan, sampai dibolak-balik. Peredam yang berupa lembaran-lembaran, juga dilepas supaya bisa dikeringkan. 

Untuk plafon, sebaiknya ganti dengan yang baru saja. Sebab jika dikeringkan, hasilnya tak maksimal dan akan turun karena hanya mengandalkan lem untuk menempelkannya. 

Bau tak sedap bukan hanya akibat dari komponen jok yang kurang kering saja atau bahan kain lainnya, namun juga bisa dari saluran AC, terutama saluran AC yang untuk ke kaki dan bagian belakang. Komponen ini biasanya menempel pada dek sehingga sangat mudah dimasuki air. 

Jika air tak sampai dasbor, bisa cukup dengan membersihkan saluran tersebut. Namun kalau sudah sampai dasbor, sebaiknya panggil atau sambangi bengkel AC untuk dilakukan pembersihan menyeluruh, alias diservis. 

Jangan lupakan komponen elektrikal yang ada di kabin. Bersihkan semua soket-soket yang ada, terutama sirkuit utama soket. Bisa dengan cara menyemprot udara bertekanan tinggi (kompresor).

Tips Pacu Mobil dengan Aman

Mengebut atau memacu mobil dengan kecepatan kencang adalah hal yang wajar misalnya dalam situasi darurat, selama dilakukan dengan aman dan tidak merugikan pengguna jalan lainnya.
Berikut adalah delapan tips bagaimana mengebut dengan aman:
1. Kendarai mobil dengan halus
Ini adalah satu aspek paling penting untuk meningkatkan performa kendaraan dan keamanan ketika anda sedang mengebut. Jika Anda mengemudi dengan halus, cengkeraman (grip) roda pada jalan tidak akan berkurang dan kontrol mobil lebih kuat pada kecepatan yang tinggi. Sebaliknya, semakin Anda tergesa-gesa dalam memindahkan gigi misalnya, cengkeraman roda mobil yang Anda kendarai akan semakin berkurang.

2. Pastikan duduk dengan posisi nyaman
Hal-hal kecil seperti posisi duduk justru menjadi aspek penting untuk berkendara dengan aman dan mendapatkan kinerja yang optimal dari kendaraan Anda. Pastikan posisi duduk Anda dapat mencapai pusat atas dari setir dengan kedua tangan Anda. Semakin kencang lari mobil Anda, semakin sedikit juga waktu Anda untuk bereaksi, sehingga posisi duduk yang tepat sangatlah penting.
Jangan pernah lupa menggunakan sabuk pengaman dan hindari perilaku multi-tasking seperti mengirim pesan, menelpon, makan minum dan lainnya sekalipun mobil Anda didukung perangkat canggih untuk dapat melakukannya

3. Ambil jalur cepat
Perhatikan jalur yang Anda ambil ketika sedang mengebut. Kontrol diri Anda, jangan pernah memaksakan mengebut ketika jalanan sedang ramai atau dalam jalur lambat di jalan tol. Mengebut itu hal yang wajar asal tidak merugikan orang lain dan diri sendiri. Jika memaksakan diri, Anda bukannya terlihat keren tetapi justru terlihat konyol di mata pengguna jalan lainnya.

4. Pengendalian di tikungan
Mempertahankan kecepatan sambil menikung sangat tidak disarankan. Ini akan sangat berbahaya. Gunakan momentum menikung dengan konsentrasi pada setir dan bukaan rem, dan hanya gunakan pedal gas ketika memasuki akhir tikungan secara bertahap. Dengan demikian sudut mobil akan tetap stabil dan kecepatan mobil tidak akan berkurang jauh.

5. Hindari oversteer
Oversteer biasanya terjadi ketika Anda memaksa memacu kendaraan di tikungan dan roda belakang menjadi selip. Hilangnya cengkeraman (grip) dari roda belakang belakang karena oversteer terjadi karena sejumlah faktor. Misalnya, seperti pengereman telat ketika menikung, mengambil sudut tikungan terlalu dekat atau melepas pedal gas di tengah tikungan. Bagaimana cara mencegahnya?
Pastikan roda depan Anda mengarah pada arah yang Anda inginkan. Jika melewatkan aspek ini, mobil Anda bisa spin atau bahkan terbalik. Biasakan juga untuk tidak melakukan rem mendadak. Mengeremlah secara bertahap dalam satu garis lurus, kemudian baru memasuki tikungan. Tidak semua mobil memiliki fitur ABS (Anti-lock Braking System), maka dari itu tahap pengereman sangatlah penting.

6. Kenali tipe mobil Anda
Kenali mobil yang Anda miliki. Apakah berpenggerak roda depan, roda belakang, atau keempat roda. Mobil dengan penggerak roda depan biasanya memiliki handling yang baik ketika memasuki tikungan dengan cepat, oleh karena itu para drifter cenderung menggunakan tipe mobil ini.
Sedangkan mobil dengan penggerak roda belakang cenderung limbung ketika memasuki tikungan dengan cepat. Sementara mobil dengan penggerak empat roda menjanjikan kestabilan yang lebih baik.
Jangan memaksakan mengebut dengan mobil dengan spesifikasi standar, perhatikan tipe dan ukuran ban, suspensi, bobot total kendaraan dan perangkat rem yang sesuai. Kecuali yang Anda kendarai adalah mobil sport.

7. Kenali kondisi mobil Anda
Seharusnya sebelum berpergian apalagi dalam jarak jauh, cek kondisi mobil Anda terlebih dahulu. Jangan memaksa mengebut dalam kondisi mobil yang tidak prima.
Periksa kondisi mesin, kestabilan kemudi, air radiator, oli mesin, power steering, tekanan udara pada ban, kampas rem dan kopling, serta lainnya karena mengebut akan memaksa mesin Anda untuk bekerja lebih ekstra.

8. Sesuaikan dengan kondisi jalan
Kondisi jalan yang sedang basah dan berkabut jelas akan mengurangi traksi dan cengkeraman roda mobil dan visibilitas Anda pada jalan. Jadi jangan berpikir Anda bisa mengemudi dengan cara yang sama dalam situasi ini. Kegagalan untuk beradaptasi dengan kondisi jalan adalah salah satu penyebab utama kecelakaan.

Wednesday, February 6, 2013

Tips Memilih Sokbreker Mobil

Sebelum memutuskan untuk mengganti sokbreker, tentu Anda perlu mengetahui kondisinya terlebih dahulu. Bila kinerja sokbreker dirasa mulai melemah atau usia telah mencapai 3 – 5 tahun/lebih dari 60.000 km. 

Ciri yang dapat langsung dirasakan, ketika ayunan mobil terasa berlebih saat melewati lubang jalan atau gundukan. Hal ini menandakan kinerja sokbreker telah mulai melemah. Lainnya adalah rembesnya cairan oli pada sil di sokbreker, sehingga tekanan pun menurun drastis. paling parah bila sokbreker telah mengeluarkan bunyi ‘bletak’ Iatau tumbukan antar komponen di dalam sokbreker itu sendiri. 
Pasalnya, sokbreker memiliki fungsi untuk meredam gerakaan berlebih dari per di kendaraan. Bila mobil mengayun berlebih saat menabrak lubang, tentu sangat mempengaruhi pengedalian dan kestabilan mobil. Belum lagi, keasusan ban pun menjadi tidak merata lantaran permukan ban tidak menerima beban secara merata.

Selain memperhatikan unsur safety dan kenyamanan, factor biaya produksi pun menjadi salah satu acuan untuk memperoleh harga  jual kendaraan yang kompetitif. Tak pelak, ini bersinggungan dengan penerapan teknologi didalamnya.

Umumnya, jenis sokbreker terbagi menjadi dua; tipe oli dan gas. Kedua jenis ini memiliki karakter yang berbeda. Dimana jenis oli memiliki kecenderungan berkarakter nyaman ketimbang jenis gas. Tipe gas pun tidak serta merta berisikan gas 100%. Peran oli sebagai pelumas pun tetap dibutuhkan.

Untuk mengetahui sokbreker jenis oli atau gas, Anda dapat menekannya. Jika sokbreker jenis oli, maka batang sokbreker tidak akan kembali terangkat ke posisi semula. Pun begitu sebaliknya.

Selain itu, beberapa produk aftermarket kerap menawarkan sokbreker tipe double action. Padahal, tipe ini cukup mempengaruhi kinerja sokbreker ke sisi negatif. Dimana peran sokbreker lebih kepada menjaga kecepatan saat kembali ke posisi semula atau rebound.

Double atau single action hanya merupakan perbandingan persentase antara saat compress dan rebound. Bila single action memiliki perbandingan 40 compress dan 60 rebound, maka double action sebaliknya. Dimana semakin tinggi angka persentase, maka sokbreker memiliki tahanan yang semakin kuat. Jadi saat rebound, selain per yang memiliki karakter memantulkan, sokbreker pun kian menambah kecepatan ketika pergerakan ke atas atau kembali ke posisi semula.

Sedangkan desain sokbreker juga terbagi menjadi dua model; mono tube atau twin tube.  Mayoritas produsen mobil yang mengedepankan kenyamanan dan durability yang tinggi, tentu twin tube menjadi pilihannya. Dengan karakter tidak linear, membuat kenyamanan berkendara saat diisi oleh sedikit penumpang atau bermuatan penuh akan terjaga. Sebab, semakin sokbreker ditekan, maka tingkat kekerasannya akan semakin tinggi.

Berbeda dengan model mono tube. Dimana tekanan akan tetap sama ketika sokbreker di tekan habis sekalipun. Plus, kekuatan berkat model dua tabung ketimbang single tabung dalam menahan bobot kendaraan. 

Nah, bila telah memahami karakter dari produk sokbreker aftermarket, anda pun dapat menyesuaikan dengan kebutuhan. Apalagi bila Anda memilih sokbreker yang telah dilengkapi pengaturan tingkat kekerasan. Fleksibilitas pun kian menjanjikan untuk mengetahui frekuensi yang tepat di sistem suspensi mobil Anda.

Monday, February 4, 2013

Cara Mudah Deteksi Penyebab Mobil 'Brebet'

Jika mendapati tenaga mobil bermasalah jangan langsung pergi ke bengkel. Mungkin saja masalah yang dihadapi sebenarnya bisa dikerjakan sendiri. Penyebab mesin brebet secara garis besar ada dua, yakni yang berhubungan dengan api dan bahan bakar. 

Untuk pengapian, komponennya ada koil, kabel busi dan busi. Sementara untuk bahan bakar, ada injektor/karburator, fuel rail, fuel pressure, filter dan pompa. Jadi kalau ada masalah di komponen-komponen itu, ya bisa menyebabkan mesin brebet. 
Gejala brebet biasanya terjadi pada semua tingkat kecepatan. Sebab pasokan api atau bahan bakar yang dikirim dari sumbernya tidak bisa sampai ke tujuan dengan sempurna. Contoh, ketika terjadi perpindahan gigi, mesin brebet. Kondisi pengapian yang sudah tidak bagus, tak mampu untuk membakar jumlah bahan bakar yang masuk. Akibatnya justru over supply bahan bakar. 

Salah satu cara mudah mengetahui adanya kebocoran pengapian ketika malam hari. Simpan mobil di kegelapan, kemudian nyalakan mesin. Pantau sekitar perangkat pengapian, kalau ada kebocoran biasanya akan terlihat. 

Lain lagi untuk mengetahui adanya masalah dalam sistem bahan bakar. Salah satu metodenya dengan menginjak secara tiba-tiba pedal gas sampai menyentuh dek. Jika ada brebet, sebaiknya diperiksa komponen-komponen yang ada. Sebab kalau diinjak secara mendadak, mesin akan minta bahan bakar dalam jumlah banyak. Kalau ada yang masalah, jelas jumlah tersebut tak tercukupi yang akhirnya bikin brebet. 

Analogi sederhananya, anggap saja seperti kran air, slang dan penyemprot tanaman. Kran air diibaratkan fuel pump atau koil. Kemudian slang sebagai kabel busi atau fuel rail. Penyemprot tanaman sebagai busi atau injektor. Jika kran dibuka penuh tapi ada kebocoran di slang, maka air yang keluar di penyemprot tanaman juga tak bisa maksimal. Selain itu, komponen pemberi dan penerima perintah mesin juga bisa menyebabkan mesin brebet. Seperti ECU, air flow, crank sensor, atau juga camshaft sensor.

Saturday, February 2, 2013

Hindari Makanan Ini Ketika Sedang Mengemudi

Lembaga Administrasi Nasional Keselamatan Lalu Lintas di Amerika Serikat (NTSA) menyimpulkan bahwa orang-orang yang memilih untuk makan dan minum ketika mengemudi meningkatkan 80% kemungkinan mereka untuk dapat mengalami kecelakaan. Lembaga itu juga melaporkan bahwa 65% dari tipe pengemudi seperti ini sering mengalami kecelakaan yang nyaris terjadi.
Ketika fokus pengemudi di jalan teralihkan oleh makanan atau minuman, keterampilan mengemudi mereka dan daya reaksi mereka berkurang ketika dihadapkan dengan situasi yang memerlukan refleks cepat untuk menghindari insiden.

Meskipun Anda pasti akan makan dan minum saat mengemudi, ada beberapa makanan dan minuman yang benar-benar harus Anda hindari ketika sedang menyetir.

1. Minuman panas yang harus dibuka tutup kemasannya terlebih dahulu.
2. Makanan seperti hotdog atau burger yang dapat tumpah.
3. Makanan berminyak seperti ayam goreng yang membuat tangan Anda berminyak
4. Makanan lengket seperti es krim yang akan mungkin akan membuat anda menjilati jari-jari Anda ketika menetes.
5. Minuman berkarbonasi tinggi yang busa karbonasinya yang meleleh dapat menggangu fokus penglihatan Anda.
6. Makanan lembek seperti cokelat yang akan membuat jari-jari dan kemudi anda licin.
7. Makanan seperti donat dengan topping yang bisa berceceran.

Tuesday, January 29, 2013

Tips Aman Beli Mobil Bekas

Beli mobil seken atau bekas merupakan salah satu alternatif untuk mendapatkan kendaraan pilihan apalagi dengan harga yang relatif terjangkau.
Namun sering kali, mobil tidak memiliki surat-surat yang benar, banyak mobil bekas yang memiliki surat-surat aspal. Agar tidak terjerumus, berikut tips memeriksa STNK dan BPKB ketika anda akan membeli kendaraan seken atau bekas:

1. Baca semua informasi yang tertulis di halaman pertama, kedua dan ketiga BPKB. Halaman-halaman ini memuat segala sesuatu tentang identitas mobil tersebut. Perhatikan No BPKB dan No registrasi POLDA.

2. Periksa STNK dan Lembar Pajak secara benar. Di lembar STNK terdapat No. STNK disudut kanan atas, tanggal pengesahan dan pejabat kepolisian yang bertanda tangan. Pastikan No dan tahun pengesahan sama. Lihat lembar pajak secara teliti karena pajak yang telah dibayar akan divalidasi oleh samsat yang terdapat jam, tanggal pembayaran dan jumlah pajak terbayar.

3. Lakukan pengecekan fisik di SAMSAT terdekat sebelum melakukan pembayaran. Lelah sehari tidak mengapa dari pada menyesal kemudian.

4. Periksa Faktur, VIN/NIK dan Form A dari Dirjen Bea dan Cukai. Pastikan NOKA dan NOSIN sama dengan BPKB dan STNK.

5. Perhatikan dengan baik tekstur kertas, warna tulisan, jenis huruf, tanda tangan pejabat dimasing-masing dokumen. Sesuatu yang palsu pasti akan terlihat tidak biasa.

6. Jangan pernah tergiur dengan harga mobil murah. Mintalah Foto Copy semua dokumen dan lakukan pengecekan di POLDA. Foto copy itu juga berguna untuk Anda sebagai spesimen/ sampel yang bisa Anda cocokan dengan dokumen mobil lain yang sejenis.

Saturday, January 19, 2013

Cermati Bunyi-bunyi di Mobil Pasca Banjir

Bagi pengguna mobil yang kemarin sukses menerjang banjir ringan harus bersiap memperbaiki mobilnya. Biasanya akan muncul bunyi-bunyi, kalau dibiarkan mengakibatkan kerusakan lebih parah.

Biasanya, munculnya bunyi-bunyi dari kaki 2-3 hari setelah mobil menerjang banjir. Utamanya dalam waktu cukup lama dan sering. Kalau cuma sesekali dan tidak terlalu lama kerendam, tidak ada yang rusak.


Rem
Komponen vital ini wajib diperiksa, khususnya rem cakram. Kotoran biasanya masuk antara kampas dengan cakram. Untuk mencegah cakram tergores, harus dibersihkan bersama dengan kampas. Periksa juga karet sil pada piston kaliper. Kalau sil aus, akibatnya sangat berbahaya, rem blong.

Untuk rem tromol, air bisa saja menyusup sepatu rem dan teromol. Bahkan bisa merintangan kerja per sepatu rem. Untuk ini, periksa seluruh komponen rem dengan cermat. 
Komponen rem dibersihkan selain dengan meniupkan udara dari kompresor, juga bisa menggunakan "brake part claner". Bila menggunakan cairan yang disebutkan terakhir (disemprotkan), bisa dilakukan tanpa melepas komponen rem dari tempat (namun roda tetap harus dicopot).
Kaki-kaki
Ball joint dan tie-rod juga wajib diperhatikan. Air yang tertinggal di dalam komponen ini bisa menimbulkan karat. Apalagi jika karet pelindungnya sudah getas. Jika dilakukan dengan cepat, tidak perlu mengganti suku cadang tersebut, cukup diolesi dengan gemuk. Karet pelindung as roda juga patut diperiksa karena sangat rentan kemasukan air. Apalagi yang sudah berumur dan mulai mengeras atau lecet-lecet.

Bushing
Komponen ini juga bisa rusak karena sering dan lama direndam banjir. Setiap terjadi gesekan dengan besi yang menyangganya, air masuk dan terjebak di dalamnya dan menimbulkan karat. Jika sudah begitu, bukan saja permukaan besi yang rusak, bushing dari karet tersebut akan aus dan menyebabkannya jadi longga. Bunyi-bunyian yang ditimbulkan semakin keras. Olesi bushing tersebut dengan gemuk atau bila perlu diganti

Thursday, January 17, 2013

Tips "Darurat" Menerjang Banjir

Buat pengendara mobil yang terpaksa harus ke kantor atau ada urusan penting, kalau pun terpaksa harus mengandalkan kendaraan pribadi, kondisinya harus baik. Baik rem, mesin, dan keempat roda. Yang lebih penting lagi, harus menerjang genangan air di sejumlah titik. Inilah tips "darurat" saat melewati air.

Pengemudi harus mengatahui tingginya posisi saluran hisap (intake). Tujuannya, berkaitan dengan ketinggian air yang akan diterabas. Disarankan genangan air yang hendak dilewati tidak lebih tingginya dari 30 cm atau sekitar setengah pelek. Jika lebih dari itu,  air dengan mudah masuk ke ruang bakar melalui saluran isap (water hammer).
Makanya, penting diketahui ujung  dari intake yang biasanya  berada di dekat gril. Tapi, ada juga yang posisinya terletak di bagian bawah. Selain itu ada cara mengantisipasinya, copot belalai yang menempel di kotak filter udara. Biasanya diikat dengan pengunci (klem) yang bisa dilepas memakai obeng kembang atau kunci ukuran 8 atau 10. Setelah itu biarkan terlepas begitu saja. Dengan begitu intake akan menyedot udara dari posisi yang lebih tinggi.

Selain melepas belalai intake yang posisinya masih tergolong rendah, juga kendurkan pengunci rumah filter udara dan diganjal dengan kertas atau sedikit posisinya agar ada ruang udara masuk (lihat foto). Biarkan penutupnya (bagian atas rumah filter udara) tetap terpasang dengan mengunci beberapa bagian saja.Usahakan yang terbuka di bagian belakang dekat dinding pembatas ruang mesin dengan kabin.

Jangan lupa, setelah sampai tempat tujuan sambungkan lagi belalai dan sempurnakan penutup rumah filter udara dengan melepas ganjalan lalu kunci dengan benar.

Tuesday, January 15, 2013

Tips Aman Melakukan Perjalanan Malam dengan Mobil

Jika Anda berencana melakukan perjalanan ke luar kota dengan menggunakan kendaraan sendiri dan  melakukan perjalanan tersebut di malam hari. Nah, ada beberapa bekal yang perlu diperhatikan sebelum berkendara.
1. Bersihkan kaca, terutama jika kadar jamur yang menempel sudah cukup banyak apalagi di depan. Terlebih saat ini curah hujan sedang tinggi. Karena kondisi kaca berjamur yang terkena air dapat menghalangi pandangan akibat bias cahaya. Utamanya saat mendapat sorotan lampu baik dari mobil yang berlawanan arah maupun instalasi penerangan jalan.

2. Sesuaikan setelan lampu dengan standar pabrik. Jika sudah terlanjur dikutak-katik ada baiknya bawa ke bengkel resmi untuk minta dikembalikan ke posisi semula. Hal tersebut penting dilakukan karena bisa mempengaruhi jangkauan penyinaran lampu secara optimal.

3. Tidak dianjurkan menggunakan bohlam aksesoris (bukan rujukan pabrik). Apalagi menggunakan HID karena akan menimbulkan pantulan cahaya saat hujan atau berkabut. Fungsi lampu jadi berlawananan, bukannya menerangi tetapi menyilaukan.
4. Jika oli transmisi dan mesin  sudah mendekati dikuras, seumpama perjalanan jauh, sebaiknya diganti baru.

5. Periksa kondisi ban serep. Ada beberapa peralatan pendukung yang perlu dibawa seperti senter, sekring dan plas chamois.

6. Jika terjebak di kemacetan hingga berjam-jam, buka kaca setiap 4 jam sekali. Langkah tersebut berguna sirkulasi agar penumpang selalu mendapatkan udara segar dan tidak teracuni asap knalpot yang mungkin masuk ke dalam kabin.

Saturday, January 12, 2013

Inilah Penyebab Mobil Tak Bertenaga dan Boros BBM

Mungkin sebagian kita ada yang pernah mengalami saat mengendarai mobil dengan kencang tapi tenaga yang dihasilkan oleh mobil itu kurang maksimal walaupun pedal gas yang Anda injak sudah benar-benar pool.

Tenaganya kurang maksimal atau mobil seperti tidak ada tenaganya. Jika hal ini terjadi maka konsumsi bahan bakar mobil itu juga akan menjadi boros. Kira-kira apa penyebabnya?

Biasanya kalau sudah seperti itu kotoran di saringan udaranya sudah mengendap atau sudah tebal dan kinerja busi sudah tidak maksimal karena sudah harus diganti.

Saringan udara yang kotor atau kotoran di saringan udara sudah mengendap tebal maka akan mempengaruhi tenaga pada mobil dan pengeluaran bahan bakarnya pun akan menjadi boros.


Kalau pada bagian busi, dikarenakan elektrodanya sudah mulai menipis. Hal ini juga dapat mempengaruhi tenaga dan pengeluaran bahan bakar jadi boros.


Ini biasanya terjadi pada mobil Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Terios. Tapi untuk Innova karena sudah memiliki saringan bensin atau letaknya di dalam tangki bensin maka pembersihannya dengan cara menguras tangki bensin atau memberikan cairan yang sekarang ini sudah banyak dijual di bengkel-bengkel.
 
Untuk penggantian busi pada Avanza dianjurkan setiap 20.000 dan kelipatannya, tapi bisa juga diganti dengan melihat kodisi busi itu sendiri. Sementara untuk saringan udara setiap 40.000 km harus diganti.

Friday, January 4, 2013

Inilah Penyebab Asap Knalpot Mobil Berwarna Putih

Salah satu permasalahan yang kerap menggangu pemilik mobil, terutama mobil yang agak berumur,  adalah asap knalpot yang berwarna putih. Asap itu adalah tanda bahwa mobil Anda bermasalah.
 
Biasanya asap putih muncul karena rusaknya komponen mesin, khusunya pada ring seher dan ring piston. Dua  komponen itu bertanggung jawab atas keluarnya asap putih. Namun Anda tak perlu khawatir, karena tak perlu turun mesin untuk membereskannya. Anda cukup memeriksa dua komponen tadi,  apakah masih bekerja dengan baik atau tidak.


Selain penyebab utama tersebut, ada penyebab lain yang bisa menimbulkan asap putih. Penyebab lain itu adalah:

Embun yang terperangkap di knalpot
Jika Anda perhatikan saat memanaskan mesin mobil di pagi hari, akan muncul asap putih dari knalpot. Ini bisa jadi karena embun atau uap air yang terperangkap di knalpot. Untuk keadaan ini, anda tidak perlu khawatir, karena ini masih dalam batas wajar. Namun jika hal ini berlangsung terus menerus, ada baiknya anda mengecek komponen mesin mobil Anda.

 PCV valve patah
Jika asap putih yang muncul dari knalpot agak sedikit pekat, bisa dipastikan hal ini terjadi karena PCV valve mengalami kerusakan atau patah yang membuat tersedotnya oli dari ruang mesin. Oli ini kemudian terbakar di ruang pembakaran. Untuk penangan lebih lanjut, silakan bawa mobil Anda ke bengkel.

Seal klep bocor 
Seal klep yang bocor merupakan penyebab lain munculnya asap putih dari knalpot mobil Anda. Anda dapat mengenali kerusakan ini jika asap putih dari knalpot muncul saat mesin kendaraan belum panas dan pada saat mobil sedang melaju. Pastikan Anda mengecek seal klep dan memeriksa takaran oli untuk mengetahui ada atau tidaknya oli yang terbuang berlebihan.

Selain asap putih, Anda juga mungkin menemukan asap hitam dari knalpot. "Pada dasarnya asap putih atau asap hitam ini merupakan gejala awal kerusakan mesin," katanya.

Untuk mencegah permasalahan ini dan mencegah kerusakan lebih lanjut, pastikan Anda selalu merawat mesin secara berkala. Gunakan suku cadang asli demi menghindari kerusakan mesin.

Sunday, December 23, 2012

Mengenal Teknologi Mobil Abad 15 dari Cirebon

Jauh sebelum mobil pertama kali hadir di dunia sekitar abad ke-17, ternyata Cirebon sudah lebih dulu melahirkan kendaraan yang punya teknologi seperti mobil di abad ke-15.

Kereta Singabarong, ini nama yang diberikan raja keraton Kasepuhan Cirebon Sunan Gunung Jati. Perancangnya sendiri adalah sang cucu, Panembahan Losari, yang sengaja mempersembahkan kendaraan ini sebagai kendaraan sang raja Sunan Gunung Jati.

Dibuat tahun 1549, Kereta Singabarong punya desain yang mengacu pada tiga hewan, yakni kepala naga, belalai gajah dan sayap garuda. Tidak hanya desainnya yang khas, kereta ini juga sudah menganut teknologi mobil, bahkan jauh sebelum mobil pertama kali dilahirkan di dunia.

Kereta ini sudah menggunakan as tengah pada roda depannya, yang bisa berputar sampai 180 derajat. Selain itu, juga sudah menggunakan suspensi, yang terbuat dari kulit, dan ada juga teknologi anti selip pada rodanya, seperti mobil BMW pada saat ini.
 

Dengan adanya suspensi dan stabiliser tersebut, bodi kereta yang ditarik dengan 4 ekor kerbau putih ini seolah melayang dan terpisahkan dari rangkanya, sehingga ketika berjalan mengayun seperti sedang berada di atas permukaan air.

Juga pada rodanya ada bearing khusus yang fleksibel, sehingga ketika tidak ada beban, roda akan sedikit miring, namun akan secara otomatis tegak ketika ada beban. Sehingga, ketika melewati jalan bergelombang, kereta tidak berguncang parah, ini yang dinamakan teknologi anti selip.


Kereta khusus untuk raja ini hanya berkapasitas satu orang penumpang, dengan kursi tepat di tengah-tengah kereta. Uniknya, dibawah kursi, terdapat ruang sebagai tempat penyimpanan atau bagasi.

Inilah kereta yang benar-benar asli buatan Cirebon, dan tidak mengadopsi dari manapun, termasuk Eropa. Tidak seperti Jogja atau Solo, yang keretanya mengadopsi dari Eropa, Kereta Singabarong ini murni buatan Cirebon.

Wednesday, December 12, 2012

Tips Aman Melewati Genangan Air dengan City Car

Banyak pengguna mobil kota (city car) enggan melintasi genangan air karena takut merusak mesin dan juga terbawa arus lantaran bobot ringan. Ternyata hal tersebut bisa dihindari dengan beberapa langkah cermat dan mudah. Tidak ada yang perlu ditakutkan kalau kita tahu caranya dan kenal spesifikasi mobil.

Inilah kiat menerjang genangan air:

1. Ketahui posisi lubang saluran masuk udara ke mesin (air intake duct). Dari situ bisa diketahui batas ketinggian air yang akan dilewati. Ini sangat penting untuk mengantisipasi masuknya air ke ruang bakar yang menyebabkan mesin jadi rusak (water hammer).

Perhitungan tersebut berlaku ketika melintas genangan yang tenang atau tidak beriak. Lain halnya ketika genangan tersebut bergelombang, perhatikan pula tinggi riak. Untuk ukuran city car maksimal melewati genangan air dengan ketinggian hingga 3/4 pelek standarnya.

2. Lihat pula posisi lubang pengecekan oli dan pastikan tertutup rapat. Kalau tidak, sangat mungkin air masuk. Selain itu, perhatikan lubang pengecekan oli girboks apakah sudah tertutup rapat. 
.
3. Jangan melintas genangan yang bergelombang atau ada arus samping. Karena, pada ketinggian tertentu, posisi mobil bisa tergeser oleh dorongan gelombang. Hal itu dikarenakan daya cengkram ban (juga karena bobot kendaraan yang ringan).



4. Setelah melewati genangan air,  jangan lakukan pengereman mendadak. Menempelnya air di antara piringan dan kampas menyebabkan tidak pakem. Untuk mengatasinya, sambil jalan injak pedal rem secara berkala (perlahan)  dan pastikan tidak ada kendaraan di belakang.

5. Jika genangan tersebut cukup tinggi hingga menyentuh celah pintu, lihat apakah ada air yang masuk. Jika ya, segera keringkan dan bersihkan agar tidak bau. Biar lebih mudah dan tidak merepotkan  dibawa ke bengkel cuci untuk dikeringkan. Biasanya mereka punya alat vakum air dan pengering interior.