Showing posts with label busi. Show all posts
Showing posts with label busi. Show all posts

Wednesday, February 20, 2013

Tips Atasi Mobil yang Tersendat-sendat

Para pemilik mobil lawas biasanya sering mengeluhkan terjadinya gejala tersendat-sendat atau endut-endutan pada saat mobilnya berjalan di RPM rendah dan masuk ke gigi dua. Tapi hal itu juga bisa terjadi pada mobil baru yang kurang diperhatikan atau jarang dirawat.
Bagi yang pernah mengalami hal tersebut tidak perlu khawatir dan panik, hanya perlu memeriksa beberapa part saja.

Penyebab mobil jalannya tersendat-sendat atau endut-endutan pada RPM rendah itu bisa terjadi dari setingan mesin yang kurang pas. Minimal harus melakukan pengecekan pada mesin atau servis ringan.

Lebih lanjut, hal yang perlu diperhatikan yakni mengecek beberapa part yang dianggap dapat mempengaruhi kinerja mesin seperti mengecek busi, fuel filter dan air filter. Ketiga part itu yang bisa mempengaruhi mobil jadi terasa tersendat-sendat di rpm rendah.

Sementara itu, kalau semuanya sudah di cek biasanya pada kendaraan atau bengkel selalu mempergunakan alat scanner untuk mendeteksi seluruh sensor yang ada dalam system engine. Scanner akan memastikan utk "no trouble code" jika tidak ada masalah atau masalahnya sudah terselesaikan.

Kalau semua itu sudah dijalankan sepertinya akan mobil akan aman dan tidak lagi ada endut-endutan diputaran bawah atau atas.

Monday, February 4, 2013

Cara Mudah Deteksi Penyebab Mobil 'Brebet'

Jika mendapati tenaga mobil bermasalah jangan langsung pergi ke bengkel. Mungkin saja masalah yang dihadapi sebenarnya bisa dikerjakan sendiri. Penyebab mesin brebet secara garis besar ada dua, yakni yang berhubungan dengan api dan bahan bakar. 

Untuk pengapian, komponennya ada koil, kabel busi dan busi. Sementara untuk bahan bakar, ada injektor/karburator, fuel rail, fuel pressure, filter dan pompa. Jadi kalau ada masalah di komponen-komponen itu, ya bisa menyebabkan mesin brebet. 
Gejala brebet biasanya terjadi pada semua tingkat kecepatan. Sebab pasokan api atau bahan bakar yang dikirim dari sumbernya tidak bisa sampai ke tujuan dengan sempurna. Contoh, ketika terjadi perpindahan gigi, mesin brebet. Kondisi pengapian yang sudah tidak bagus, tak mampu untuk membakar jumlah bahan bakar yang masuk. Akibatnya justru over supply bahan bakar. 

Salah satu cara mudah mengetahui adanya kebocoran pengapian ketika malam hari. Simpan mobil di kegelapan, kemudian nyalakan mesin. Pantau sekitar perangkat pengapian, kalau ada kebocoran biasanya akan terlihat. 

Lain lagi untuk mengetahui adanya masalah dalam sistem bahan bakar. Salah satu metodenya dengan menginjak secara tiba-tiba pedal gas sampai menyentuh dek. Jika ada brebet, sebaiknya diperiksa komponen-komponen yang ada. Sebab kalau diinjak secara mendadak, mesin akan minta bahan bakar dalam jumlah banyak. Kalau ada yang masalah, jelas jumlah tersebut tak tercukupi yang akhirnya bikin brebet. 

Analogi sederhananya, anggap saja seperti kran air, slang dan penyemprot tanaman. Kran air diibaratkan fuel pump atau koil. Kemudian slang sebagai kabel busi atau fuel rail. Penyemprot tanaman sebagai busi atau injektor. Jika kran dibuka penuh tapi ada kebocoran di slang, maka air yang keluar di penyemprot tanaman juga tak bisa maksimal. Selain itu, komponen pemberi dan penerima perintah mesin juga bisa menyebabkan mesin brebet. Seperti ECU, air flow, crank sensor, atau juga camshaft sensor.

Saturday, January 12, 2013

Inilah Penyebab Mobil Tak Bertenaga dan Boros BBM

Mungkin sebagian kita ada yang pernah mengalami saat mengendarai mobil dengan kencang tapi tenaga yang dihasilkan oleh mobil itu kurang maksimal walaupun pedal gas yang Anda injak sudah benar-benar pool.

Tenaganya kurang maksimal atau mobil seperti tidak ada tenaganya. Jika hal ini terjadi maka konsumsi bahan bakar mobil itu juga akan menjadi boros. Kira-kira apa penyebabnya?

Biasanya kalau sudah seperti itu kotoran di saringan udaranya sudah mengendap atau sudah tebal dan kinerja busi sudah tidak maksimal karena sudah harus diganti.

Saringan udara yang kotor atau kotoran di saringan udara sudah mengendap tebal maka akan mempengaruhi tenaga pada mobil dan pengeluaran bahan bakarnya pun akan menjadi boros.


Kalau pada bagian busi, dikarenakan elektrodanya sudah mulai menipis. Hal ini juga dapat mempengaruhi tenaga dan pengeluaran bahan bakar jadi boros.


Ini biasanya terjadi pada mobil Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Terios. Tapi untuk Innova karena sudah memiliki saringan bensin atau letaknya di dalam tangki bensin maka pembersihannya dengan cara menguras tangki bensin atau memberikan cairan yang sekarang ini sudah banyak dijual di bengkel-bengkel.
 
Untuk penggantian busi pada Avanza dianjurkan setiap 20.000 dan kelipatannya, tapi bisa juga diganti dengan melihat kodisi busi itu sendiri. Sementara untuk saringan udara setiap 40.000 km harus diganti.