Showing posts with label oli. Show all posts
Showing posts with label oli. Show all posts

Monday, March 25, 2013

Perlunya Spooring dan Balancing untuk Mobil Anda

Saat mengendarai mobil tiba-tiba Anda merasakan getaran hebat pada kemudi mobil Anda, apalagi saat mobil tengah melaju 80 km per jam dan sangat mengganggu perjalanan anda. Atau apakah Anda merasakan suatu guncangan hebat dalam mobil setelah berpapasan dengan bus atau mobil besar lainnya pada kecepatan tinggi.

Jangan menganggap sepele hal ini, meskipun dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan pada spare part mobil anda. Ketahuilah, penyakit dari semua itu kuncinya pada keselarasan (spooring) dan keseimbangan (balancing) roda serta piranti kemudi (setir) sebagai pengendali gerakan mobil.

Biar mobil mulus lagi jalannya, sebaiknya dicek terlebih dahulu semua kondisi ban dan pelek, pengecekan bagian suspensi, hubungan pada setiap sambungan kaki-kaki. Kemudian lakukan perbaikan balancing dan spooring.Pengecekan ban sebelum di-balancing dimaksudkan untuk mengetahui rotari ban. Ban yang tidak seimbang/balance akan membuat setir kemudi mobil anda menjadi bergetar, dan kemungkinan membuat ban menjadi cepat aus bahkan dapat merusak suspensi kendaraan.

Biasanya getaran ini terjadi di atas 80 km per jam. Jadi balancing ban mobil anda secara rutin. Dan untuk melakukan spooring dilakukan jika terasa kemudi membuang ke satu arah ke kanan atau ke kiri. Kegiatan spooring harus dilakukan agar poros titik kelurusan ban mobil tetap terjaga.

Selain itu Spooring perlu dilakukan supaya keausan ban merata dan memberikan kestabilan pengemudi. Pastikan kaki-kaki mobil benar-benar dalam kondisi siap jalan. Jangan biarkan hal ini terjadi pada mobil anda.

Wednesday, March 6, 2013

Tips Ringan Rawat Power Window Agar Optimal Kerjanya

Memarkirkan mobil ditempat terbuka, jelas efeknya akan negatif. Semisal dengan melekatnya debu-debu yang mengacaukan penampilan mobil. Bahkan bukan tak mungkin, akan mengganggu kinerja komponen.

Salah satunya akan menimpa karet-karet kaca mobil. Bisa jadi mengeras dan membuat kinerja naik-turun kaca jadi kurang lancar. Enggak hanya bikin kaca seret, tapi efeknya juga ke usia pakai motor power window yang bakal lebih cepat aus. 


Supaya hal tersebut tidak terjadi, maka sebaiknya karet-karet pintu dilumasi. Caranya, cukup dengan membersihkan karet pintu yang kotor. Bisa menggunakan lap basah, atau gunakan air langsung supaya lebih bersih.

Jika pakai air, sebaiknya masukkan ke botol lalu beri slang untuk menyemprot. Pembersihan dilakukan pada semua karet pintu. Setelah itu, lumasi menggunakan shampo mobil di semua karet yang ada. 

Untuk bisa menjangkau celah-celah karet gunakan slang yang telah dipotong. Tunggu beberapa saat, supaya sampo mobil tersebut mengalir ke bawah dan masuk ke pori-pori karet. Selain menggunakan shampo mobil, bisa juga gunakan oli yang SAE 10. 

Tapi mesti pilih yang masih baru, supaya pelumasan semakin maksimal. Caranya sama seperti pakai shampo. Tinggal tuang oli di sela-sela karet. Gunakan slang supaya oli tidak keluar dari karet. 

Jika seluruh proses sudah dilaksanakan dengan baik, coba naik dan turunkan kaca. Pasti kaca jalan lebih lancar dibanding sebelum dilumasi sehingga kerja motor power window normal. Keuntungan lainnya, licinnya karet kaca akan mengurangi kemungkinan karet kaca menggumpal pada satu tempat dan mencegah karet keluar dari tempatnya. 

Thursday, February 28, 2013

Tips Terhindar Membeli Suku Cadang Palsu

Konsumen di Indonesia sebagian besar masih belum sadar dengan hak dan kewajibannya dalam transaksi sehari-hari, termasuk membeli suku cadang.

Di Indonesia memang belum ada yang bisa menjamin keaslian sebuah produk. Untuk menghindari produk palsu, setiap konsumen wajib mawas diri.


Dua hal yang perlu diperhatikan konsumen saat membeli onderdil kendaraan bermotor. Pertama, pastikan memilih toko resmi untuk membeli suku cadang pengganti. Dengan memilih toko resmi, mengurangi potensi membeli onderdil palsu. .

Meski konsumen belum bisa memperoleh jaminan mendapatkan produk asli, ketika terjadi masalah, bisa langsung komplain ke toko tersebut dengan hak dilindungi Undang-Undang konsumen.

Aspek kedua yang wajib diperhatikan, kepastian memperoleh garansi penggantian produk jika bermasalah dalam periode tertentu. Pastikan suku cadang yang dibeli bergaransi resmi. Hal ini, memperkecil Anda mendapatkan barang palsu.

Sampai kini, masih banyak konsumen tidak tahu dengan hak produk yang dibeli. Jarang sekali laporan kerusakkan, meski dibeli di toko resmi.

Keluhan cukup banyak, adalah layanan. Misalnya rumah sakit, jasa, dan lainnya. Tetapi, kalau produk rusak atau tidak standa, laporannya masih minim, Ini yang harus diubah.

Wednesday, February 27, 2013

Mobil Ini Pakai Transmisi 9-Speed

Range Rover Evoque akan menjadi mobil produksi pertama yang akan mengaplikasi sistem transmisi otomatis 9-speed. Gearbox 9-speed ini akan menggantikan transmisi 6-speed yang ada sekarang.


Langkah ini tentu saja cukup revolusioner di industri otomotif modern. Sebab, transmisi 9-speed bagi banyak kalangan masih cukup asing, bahkan untuk didengar sekalipun.

Gearbox baru yang akan digunakan oleh Range Rover Evoque ini akan disuplai oleh perusahaan transmisi ZF dan akan menggantikan peran transmisi 6-speed di versi all-wheel drive mobil hasil desain Victoria Beckham tersebut.

Dengan banyaknya gigi di mobil ini, Range Rover Evoque diklaim akan mampu menampilkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi seraya juga mereduksi produksi emisi CO2.

Selain itu, transmisi 9-speed ini juga diklaim jauh lebih senyap bila dibandingkan dengan transmisi sebelumnya dan lebih mumpuni ketika diajak off-road. Mobil ini akan diluncurkan di Geneva Motor Show pekan depan.

Sunday, February 14, 2010

Menggunakan Transmisi Matik Secara Benar

Saking nyamannya transmisi matic di tengah-tengah kemacetan lalu lintas kota yang makin padat, banyak pengemudi membiarkan gigi pada posisi “D”. Untuk berhenti menunggu lampu merah, pengemudi hanya mengandalkan rem.

Penggunaan transmisi otomatik seperti itu, akan mempercepatnya rusak. Pasalnya, ketika posisi gigi di “D”, komponen transmisi, seperti kopling masih tetap bekerja.

Karena itulah, bila menggunakan transmisi otomatik, tangan tetap harus bekerja. Hanya kaki yang benar-benar istirahat.

Ketika berhenti menunggu lampu merah, sebaik geser posisi transmisi ke “N” yang berada di atas “D”. Dengan ini demikian, beban mesin berkurang dan kopling basah pada transmisi tidak saling bergesek (meregang). Selanjutnya, daya tahan atau umur pakai kopling tersebut lebih lama. Begitu juga dengan ATF (automatic transmission fluid)-nya.

Kopling tersebut harus dicegah cepat habis. Pasalnya, biaya untuk “operasi” transmisi ini cukup mahal bila diperlukan penggantian. Begitu juga dengan biaya ATF dan ongkos kerja. Di samping itu, bila kopling masih oke, Andda bisa tancap gas dengan mantap. Bila tidak, mobil akan loyo saat digeber dan dipastikan konsumsi bahan bakar ikut boros. Pasalnya, pedal gas diinjak lebih dalam namun mobil tidak bisa ngacir!

Mengeser transmisi ke posisi “N” saat berhenti juga membantu mengurangi kampas rem cepat habis atau aus. Pasalnya, bila tetap di “D”, berarti masih ada tenaga dari mesin, namun gerakan mobil ditahan oleh rem.

Untuk mencegah rem cepat habis, ketika meluncur di turunan, sebaiknya menggunakan gunakan posisi “D” untuk transmisi lama yang masih dilengkapi dengan tombol overdrive. Namun bila tidak lagi menggunakan tombol overdrive, geser atau tekan tombol D3. Bisa juga menggunakan “2”.

Jadi, pemeliharaan transmisi otomatik tidak hanya dengan penggantian ATF secara teratur, juga ditentukan cara mengoperasikannya. Malah bila cara menggunakan tidak tepat, justru mempercepatnya rusak! Kenyamanan pun berubah menjadi kekesalan!